Tiga efek menjawab pertanyaan anak


Tanpa kita sadari, ucapan dan perkataan seringkali mempengaruhi orang lain dalam kehidupannya, terutama jika perkataan itu ditujukan kepada anak kita atau murid kita. Begitupun mengenai cara menjawab kita kepada seseorang. Ada tiga macam jawaban yang juga membawa tiga macam akibat pada anak.

Dosen saya, Dr. Bibin Rubini pernah menjelaskan bahwa ada tiga efek atas jawaban pertanyaan kita kepada seorang anak, yaitu:

1. Menghambat

2. Menghentikan

3. Menumbuhkan

Contoh kasus:

Ketika ada anak yang bertanya “Pak, apa benar tumbuhan memiliki perasaan seperti kita?”

Cara menjawabnya

1. Contoh cara menjawab yang dapat menimbulkan efek menghambat adalah: “Sudah, ngga usah banyak tanya. Begitu saja ngga tahu!”

Ini akan menghambat insting anak dalam mempelajari apapun. Saya sendiri tidak tahu berapa persen masyarakat kita yang melakukan hal seperti ini terhadap anaknya, atau guru terhadap muridnya, karena dalam skala besar, hal ini berpengaruh terhadap prestasi bangsa.

2. Contoh cara menghentikan berpikirnya adalah, adalah langsung memberikan jawabannya: “Iya, tumbuhan juga memiliki perasaan seperti kita”. Si anak memang akan langsung mendapatkan jawaban dengan baik, tapi tidak merangsang dia untuk menumbuhkan dan mengembangkan pengetahuannya. Si anak akan terus bergantung pada orang lain dan kurang memiliki kemandirian, meskipun ini masih jauh lebih baik daripada efek menghambat yang pertama tadi.

3. contoh jawaban yang mengembangkan adalah: “Sekarang kamu coba tanaman yang di pot di depan rumah, kamu siram setiap hari sambil memuji tanaman tersebut. Kemudian kamu coba pada tanaman di belakang rumah menyiram setiap hari sambil memarahinya. Kemudian kamu lihat juga tanaman tetangga yang tidak pernah diajak berkomunikasi. Kita lihat apa yang terjadi selama satu bulan.”

Saya masih ingat, ketika saya masih sekolah di SMA ada seorang guru yang cara menjawabnya dengan cara menghambat. Seorang teman bertanya karena tidak mengerti, tapi sang guru tersebut hanya menjawab, “begitu saja tidak tahu”. Selama hampir 10 tahun, saya masih teringat terus kejadian itu dan cara menjawabnya.

Di dunia ini kita saling mempengaruhi, segala ucapan mesti dijaga karena hal itu akan berdampak pada masa depan seseorang. Bahkan bisa berdampak pada masa depan masyarakat juga, the butterfly effect.

Perihal

Dapat dihubungi melalui email ke :syamsulhadi@live.com.

Tagged with:
Ditulis dalam Artikel, Artikel Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: